RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Sekolah : …………………............…..
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial
Kelas/ Semester : VI (Enam)/ 1 (Satu)
Pertemuan Ke : .............
Hari / Tanggal : ................................................
Alokasi Waktu : 6 x 35 Menit ( 2 x pertemuan )
Standar Kompetensi : 1.Memahami perkembangan wilayah Indonesia, kenampakkan alam dan keadaan sosial negara-negara di Asia Ttenggara, serta benua-benua
Kompetensi Dasar : 1. 2 Membandingkan kenampakkan alam dan keadaan sosial negara-negara tetangga Indonesia
Indikator : 1.2.1 Menemutunjukkan pada peta letak dan nama negara tetangga Indonesia
1.2.2 Menemutunjukkan pada peta batas-batas negara tetangga Indonesia
1.2.3 Menjelaskan keadaan alam negara-negara dikawasan Asia Teenggara
I. Tujuan Pembelajaran
1. Melalui pengamatan pada peta siswa dapat menyebutkan nama-nama tetangga Indonesia
2. Melalui pengamatan pada peta siswa dapat menyebutkan nama ibu kota negara negara-negara tetangga Indonesia
3. Melalui penjelasan dari Guru siswa dapat menyebutkan bentuk pemerintahan negara-negara tetangga Indonesia
4. Melalui pengamatan pada peta siswa dapat menyebutkan batas-batas negara tetangga Indonesia
5. Melalui pengamatan gambar siswa dapat menjelaskan gejala alam yang terjadi di Indonesia maupun negara-negara tetangga Indonesia
6. Melalui pengamatan peta siswa dapat menyebutkan ciri-ciri kenampakkan alam Indonesia
7. Melalui pengamatan peta negara-negara tetangga Indonesia Siswa dapat menjelaskan keadaan alam negara-negara di kawasan Asia tenggara
II. Materi Ajar
1. Letak dan nama negara tetangga Indonesia
2. Batas-batas negara tetangga Indonesia
3. Keadaan alam negara-negara di kawasan Asia Tenggara
III. Metode Pembelajaran
1. Ceramah bervariasi
2. Diskusi
3. Inquiri (penemuan)
4. Tanya jawab
5. Pengamatan/ Observasi
IV. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan Pertama
A. Kegiatan Awal (10 Menit )
1) Salam
2) Mengecek dan mengabsen kehadiran siswa
3) Apersepsi :
- Menceritakan negara-negara tetangga dengan mempelajari peta Asia Tenggara
- Tanya jawab menggali informasi pembelajaran
- Menceritakan bebarapa peristiwa dari media masa
B. Kegiatan Inti (50 Menit )
1) Membentuk kelompok yang beranggotakan tiga - lima orang secara interogen
2) Masing-masing kelompok diberi tugas untuk mencatat letak dan nama-nama negara tetangga
3) Masing-masing kelompok diberi tugas untuk mencatat batas-batas negara di kawasan Asia Tenggara
4) Setiap kelompok mengamati gambar peta Asia Tenggara
5) Guru menunjuk salah satu kelompok untuk menjelaskan negara-negara tetangga Indonesia
6) Mempresentasikan hasil kerja
7) Kesimpilan dan merangkum
C. Kegiatan Akhir ( 10 Menit )
1) Penilaian
2) Refleksi
Pertemuan Kedua
A. Kegiatan Awal ( 10 Menit )
1) Salam
2) Mengecek dan mengabsen kehadiran siswa
3) Apersepsi :
- Menyanyikan lagu berjudul “ Naik-naik ke puncak gunung “
- Tanya jawab untuk menggali informasi
- Menceritakan permasalahan yang timbul dalam suatu keluarga
B. Kegiatan Inti ( 50 Menit )
1) siswa dibagi dalam empat kelompok
2) Setiap kelompok diberi tugas untuk mengamati peta Asia Tenggara
3) Setiap kelompok mencari perbedaan kenampakkan alam dan persamaannya
4) Setiap kelompok membuat laporan hasil pengamatan
5) Setiap kelompok mempresentasikan di depan kelas hasil pengamatannya
6) Tanya jawab tentang perbedaan
7) Kesimpulan dan merangkum
C. Kegiatan Akhir ( 10 Menit )
1) Penilaian
2) Refleksi
V. Alat/ Bahan/ Sumber Belajar
1) Peta
2) Atlas
3) Globe
4) Media Cetak
5) Buku IPS Kelas VI Halaman 15 – 22
VI. Penilaian
1. Teknik Penilaian
a. Tes tertulis
b. Tes lisan
c. Unjuk lisan
2. Bentuk Instrumen : Tes Uraian
Soal Pertemuan Pertama
I. Berilah Tanda silang pada jawaban a,b,c atau d didepan jawaban yang tepat !
1. Negara tetangga yang paling dekat dengan Indonesian adalah ...
a. Singapura dan Malaysia c. Brunai Darussalam, dan Myanmar
b. Thailand dan Singapura d. Malaysia dan Kamboja
2. Dibawah ini adalah negara tetangga Indonesia, kecuali ...
a. Singapura c. Timor Leste
b. Filipina d. Selandia Baru
3. Negara tetangga Indonesia yang berbatasan daras langsung adalah negara ...
a. Singapura c. Malaysia
b. Filipina d. Myanmar
4. Ibu kota Negara Filipina adalah ...
a. Pnompenh c. Manila
b. Kuala Lumpur d. Bangkok
5. Negara-negara tetangga berikut yang pemerintahannya berbentuk kerajaan adalah ...
a. Singapur, Filipina, Thailand c. Malaysia, Singapura
b. Malaysia, Thailand d. Brunai Darussalam, Timor Timur
VI. Isilah titik-titik dibawah ini dengan jawaban yang tepat !
1. Bentuk pemerintahan negara Kamboja adalah ...
2. Singapura memiliki pemerintahan berbentuk ...
3. Kepala negara Myanmar adalah ...
VII. Jawablah Pertanyaan berikut ini dengan jelas!
1. Sebutkan batas-batas wilayah negara Thailand !
2. Sebutkan batas-batas wilayah negara Thailand !
Soal Evaluasi Pertemuan Kedua
I. Berilah Tanda silang pada jawaban a,b,c atau d didepan jawaban yang tepat !
1. Gunung Kanabalu merupakan bentuk kenampakan alam di Malaysia. Gunung itu terletak diwilayah ...
a. Johor c. Serawak
b. Sabah d. Kuala Lumpur
2. Dibawah ini adalah negara tetangga Indonesia, kecuali ...
a. Gunung Apo c. Bukit Pagon
b. Bukit Timah d. Bukit Paradayan
3. Negara tetangga Indonesia yang berbatasan daras langsung adalah negara ...
a. Bukit Timah c. Bukit Paradayan
b. Bukit Pagon d. Gunung Phou Bia
4. Ibu kota Negara Filipina adalah ...
a. Selat Malaka c. Laut Andaman
b. Teluk Thailand d. Laut Cina Selatan
5. Negara-negara tetangga berikut yang pemerintahannya berbentuk kerajaan adalah ...
a. Migrasi c. Urbanisasi
b. Imigrasi d. Transmigrasi
II. Isilah titik-titik dibawah ini dengan jawaban yang tepat !
1. Negara Filipina bentuk wilayahnya adalah ...
2. Negara dikawasan Asia Tenggara yang tidak mempunyai wilayah pantai adalah ...
3. Sebagian besar wilayah Singapura merupakan dataran rendah yang ...
III. Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan jawaban yang tepat!
1. Sebutkan 3 macam gejala alam yang dialami oleh negara tetangga!
2. Jelaskan pembagian kenampakan alam di Indonesia!
Kunci Jawaban Soal Pertemuan Pertama
I. II.
1. A 1. Kerajaan
2. D 2. Republik
3. C 3. Presiden
4. B
5. B
III.
1. Sebelah Timur Laos dan Kampuchea
Sebelah Barat Myanmar dan Laut Andaman
Sebelah Utara Myanmar dan Laos
2. Sebelah Barat Thailand
Sebelah Timur Vietnam
Sebelah Utara Laos
Sebelah Selatan Teluk Thailand
Kunci jawaban Pertemuan Kedua
I. II
1. B 1. Kepulauan
2. C 2. Laos
3. A 3. Terjal
4. B
5. C
III
1. Tanah longsor, banjir, gempa bumi, tsunami
2. Selat, laut, teluk, gunung, pegunungan, hutan, danau, dan sungai
Pedoman Penililaian :
Bentuk Soal Jumlah Soal Skor maksimal Skor perolehan
Pilihan ganda 5 5 4
Isian 3 6 4
Uraian 2 6 5
10 17 13
Nilai Akhir : 13 x 10 = 7.64 atau 13 : 1.7 = 7.64
17
LEMBAR KERJA SISWA PERTEMUAN PERTAMA
Amatilah gambar peta Asia Tenggara :
1. Tulislah nama-nama negara yang ada di Asia Tenggara beserta ibu kota negara
No Simbol Pada Peta Nama Negara Ibu Kota
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
2. Tulislah batas-batas negara yang ada di Asia Tenggara
No
1 Nama Negara Nama Negara
Utara selatan Timur Barat
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
LEMBAR KERJA SISWA PERTEMUAN PERTAMA
1. Amatilah gambar atau film tentang kebakaran hutan dan kabut, asap, negara-negara di Asia Tenggara
2. Tulislah kenampakan alam negara Indonesia , lihat Peta !
No Pulau di Nama-nama
Indonesia Selat Laut teluk Danau Gunung Pegunungan Sungai
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
3. Tulislah kenampakan alam negara-negara di Asia Tenggara
No Negara Nama Sungai Nama Gunung Nama Danai Nama Bukit
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Mengetahui, ..............................., ...................................
Kepala Sekolah Guru Kelas VI
........................................... ..............................................
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Sekolah : …………………............…..
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial
Kelas/ Semester : VI (Enam)/ 1 (Satu)
Pertemuan Ke : .............
Hari / Tanggal : ................................................
Alokasi Waktu : 6 x 35 Menit ( 2 x pertemuan )
Standar Kompetensi : 1. Memahami perkembangan wilayah Indonesia, kenampakkan alam dan keadaan sosial negara-negara di Asia Tenggara, serta benua-benua
Kompetensi Dasar : 1. 2 Membandingkan kenampakkan alam dan keadaan sosial negara-negara tetangga Indonesia
Indikator : 1.2.4 Menjelaskan keadaan sosial negara-negar di kawasan Asia Tenggara
1.2.5 Mengidentifikasi ciri-ciri keadaan sosial negara di Asia Tenggara
I. Tujuan Pembelajaran
Setelah selesai melakukan kegiatan pembelajaran, siswa dapat :
1. Menjelaskan keadaan sosial negara-negar di Asia Tenggara
2. Mengidentifikasi keadaan sosial di Asia Tenggara
II. Materi Ajar
Kenampakan sosial merupakan kondisi sosial suatu wilayah yang dipengaruhi oleh kenampakan. Keadaan sosial negara-negara di Asia Tenggara juga disesuaikan dengan kenampakan alam tiap-tiap negara. Kondisi ini menyebabkan kawasan Asia Tenggara dihuni oleh berbagai suku bangsa dengan beragam kondisi sosial budaya.
Perubahan keadaan sosial di negara tetangga diwaspdai masyarakat Indonesia. Dengan begitu, keragaman budaya di Indonesia bisa hidup berdampingan dan tidak ikut terpecah belah. Kita harus mewaspadai pengaruh negatif yang ditimbulkan oleh keadaan sosial di negara tetangga.
III. Metode Pembelajaran
1. Ceramah bervariasi
2. Diskusi
3. Tanya Jawab
4. Pengamatan
IV. Langkah-langkah Pembelajaran
1. Pertemuan Pertama
a. Kegiatan Awal (5 menit)
- Guru memberi salam dan mengabsen kehadiran siswa
- Guru memberi tes penjajagan yang berkaitan dengan pembelajaran
- Disebut apakah orang-orang yang bekerja di luar negeri
- Menyampaikan tujuan pembelajaran yang harus dicapai siswa
b. Kegiatan Inti (80 menit)
- Guru menyajikan materi pembelajaran tentang negara-negara tetangga Indonesia’
- Membentuk kelompok yang beranggotakan 3 siswa
- Guru menunjuk salah satu dari anggota kelompoknya yang paling menguasai materi untuk menjelaskan pada temannya
- Setiap kelompok mengamati peta Asia Tenggara
- Menunjuk salah satu kelompok untuk menjelaskan negara-negara tetangga
- Mempresentasikan hasil kerja
- Setiap kelompok memberikan tanggapan penjelasan dari kelompok lain
- Guru membahas hasil presentasi yang telah dilakukan siswa
c. Kegiatan Akhir (20 menit)
- Guru membantu siswa dalm membuat rangkuman
- Guru memberikan pekerjaan rumah kepada siswa
- Guru mengakhiri pelajaran dengan mengucapkan salam
2. Pertemuan Kedua
a. Kegiatan Awal (10 menit)
- Guru mengucapkan salam dan mengabsen kehadiran siswa
- Guru dan siswa menyanyikan lagu “Naik-Naik ke Puncak Gunung”
- Guru bertanya kepada siswa “Negara mana yang paling padat penduduknya?
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
b. Kegiatan Inti (80 menit)
1. Siswa dibagai dalam 4 kelompok
2. Setiap kelompok diberi tugas mengamati Peta Asia Tenggara
3. Setiap kelompok mencari perbedaan kenampakan alam dan persamaannya dan keadaan sosial
4. Setiap kelompok membuat laporan hasil pengamatan
5. Setiap kelompok mempresentasikan di depan kelas hasil pengamatannya.
c. Kegiatan Akhir (15 menit)
1) Penilaian
2) Refleksi
V. Alat/Bahan/Sumber Belajar
a. Media Pembelajaran :
1. Peta
2. Atlas
3. Globe
Sumber Belajar :
Buku IPS Kelas VI SD/MI karangan Arif Julianto Sri Nugroho dkk. Hal 23-27
VI. Penilaian
a. Teknik Penilaian :
1. Tes lisan
2. Tes tertulis
b. Bentuk Instrumen : Tes Uraian
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar !
1. Sebutkan nama-nama negara di Asia Tenggara dan Ibu kotanya !
2. Sebutkan salah satu kenampakkan alam di Malaysia !
3. Sebutkan kenampakkan alam yang ada di Brunei Darussalam !
4. Apakah hubungan kenampakkan alam dengan kenampakkan sosial ?
5. Apakah perbedaan gejala sosial positif dan gejala sosial negatif ?
Teknik Penilaian
Setiap jawaban betul nilainya 4
NA = Nilai Perolehan x 100 %
Nilai Maksimal
Mengetahui, ..............................., ...................................
Kepala Sekolah Guru Kelas VI
........................................... ..............................................
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Sekolah : …………………............…..
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial
Kelas/ Semester : VI (Enam)/ 1 (Satu)
Pertemuan Ke : .............
Hari / Tanggal : ................................................
Alokasi Waktu : 5 x 35 Menit ( 3 x pertemuan )
Standar Kompetensi : 1. Memahami perkembangan wilayah Indonesia, kenampakkan alam dan keadaan sosial negara-negara di Asia Tenggara, serta benua-benua
Kompetensi Dasar : 1. 3 Mengidentifikasi benua-benua
Indikator : 1.3.7 Menunjukkan ciri-ciri khas negara-negara besar di setiap benua
1.3.8 Membedakan ciri-ciri khas negara-negara besar disetiap benua
1.3.9 Mengidentifikasi ciri-ciri khas negara-negara besar disetiap benua
1.3.10 Menunjukkan ciri-ciri khas negara-negara besar di setiap benua
I. Tujuan Pembelajaran
Setelah selesai melakukan kegiatan pembelajaran, siswa dapat :
1. Mengidentifikasi ciri khas negara-negara besar ditiap benua
2. Mengidentifikasi ciri-ciri utama kenampakkan alam dan buatan ditiap-tiap benua
II. Materi Ajar
Mengenal benua
III. Metode Pembelajaran
1. Ceramah bervariasi
2. Diskusi
3. Tanya Jawab
4. Pengamatan/ observasi
IV. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan Pertama
a. Kegiatan Awal (5 Menit)
Apersepsi :
Menyimak informasi tentang tujuan pembelajaran
1. Bertanya jawab untuk menggali informasi tentang nama-nama benua
2. Bertanya jawab mencari informasi tentang negara tertentu di salah satu benua
b. Kegiatan Inti (45 Menit)
1. Siswa dibagi Dalam kelompok beranggotakan lima anak
2. Setiap kelompok diberi tugas sejumlah anggota kelompok (tiap siswa dalam kelompok mendapat tugas yang berbeda
3. Kelompok I : Benua Asia
II : Benua Australia
III : Benua Afrika
IV : Benua Eropa
V : Benua Amerika
4. Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi, dan kelompok yang lain saling menanggapi
c. Kegiatan Akhir (20 Menit)
Guru bersama siswa menyimpulkan materi pelajaran
Siswa mencatat hal-hal yang penting
V. Alat/ Bahan Sumber Belajar
Alat :
1. Peta Atlas, Globe
Sumber :
1. IPS, Cempaka Putih, hal 43, Karangan Imam Rus Ernawati, Endar Wismulyani
2. IPS Terpadu, Erlangga
VI. Penilaian
Jenis Tes : Tertulis
Alat Tes : Jawaban singkat
Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang benar !
1. Indonesia dan Malaysia berada di Asia ....
2. Korea Selatan dan Jepang termasuk Asia ....
3. Tasmania beribu kota ....
4. Ibu kota Australia adalah ....
5. Senjata tradisional Australia adalah ....
Kunci jawaban
1. Asia Tenggara
2. Asia Timur
3. Hobart
4. Canberra
5. Bumerang
Pertemuan Kedua
a. Kegiatan Awal (5 Menit)
Apersepsi :
- Tanya jawab tentang pelajaran yang lalu
- Guru bertanya tentang salah satu negara di salah satu benua
b. Kegiatan Inti (45 Menit)
1. Siswa dibagi dalam kelompok beranggotas lima anak
2. Setiap kelompok diberi tugas yang berbeda
3. Kelompok I Mencari nama-nama negara di benua Asia
II Mencari nama-nama negara di benua Eropa
III Mencari nama-nama negara di benua Australia
IV Mencari nama-nama negara di benua Afrika
V Mencari nama-nama negara di benua Amerika
4. Tiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi
5. Kelompok yang lain menanggapi
c. Kegiatan Akhir (20 Menit)
1. Guru dan siswa menyimpulkan hasil diskusi
2. Siswa mencatat hal-hal yang penting
V. Alat/ Bahan/ Sumber Belajar
Alat : - Peta , Atlas, Globe
Sumber :
1. IPS, Cempaka Putih, hal 53-57, Karangan Imam Rus Ernawati, Endar Wismulyani
2. IPS Terpadu Kelas VI, Erlangga
Pertemuan Ketiga
a. Kegiatan Awal (5 Menit)
Apersepsi
Tanya jawab tentang materi yang lalu
b. Kegiatan Inti (20 Menit)
1. Guru bertanya tentang nama-nama ibu kota negara di benua masing-masing
2. Guru bertanya kenampakan alam di benua masing-masing
3. Guru bersama siswa menyimpulkan materi pelajaran
c. Kegiatan Akhir (10 Menit)
Guru memberikan tanya jawab (evaluasi), bimbingan dan tindak lanjut
V. Alat/Bahan/Sumber Belajar
Alat : Peta, Atlas, Globe
Sumber :
Buku IPS kelas VI Penerbit Cempaka Putih, Karangan Ru Ernawati, Wahjudi Djaja, Endar Wismulyani, Vina Dwi Laning. Halaman 41-57
VI. Penilaian
Jenis Tes : Tertulis
Bentuk Tes : Soal Evaluasi
Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan tepat !
1. Sungai yang terpanjang di Asia adalah ...
2. Gurun terbesar di Asia adalah ...
3. Gunung tertinggi di Afrika adalah ...
4. Gurun yang terluas di dunia adalah ...
5. Air terjun tertinggi di Amerika adalah ...
Kunci Jawaban
1. Yangste
2. Gurun Gobi
3. Gunung kilimanjaro
4. Gurun Sahara
5. Air terjun Angel (tingginya 979 m)
Penskoran :
Jawaban benar x 20 =100
Mengetahui, ..............................., ...................................
Kepala Sekolah Guru Kelas VI
........................................... ..............................................
NIP. NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Sekolah : …………………............…..
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial
Kelas/ Semester : VI (Enam)/ 1 (Satu)
Pertemuan Ke : .............
Hari / Tanggal : ................................................
Alokasi Waktu : 6 x 35 Menit ( 2 x pertemuan )
Standar Kompetensi : 1. Memahami perkembangan wilayah Indonesia, kenampakkan alam dan keadaan sosial negara-negara di Asia Tenggara, serta benua-benua
Kompetensi Dasar : 1.1 Mendeskripsikan perkembangan sistim administrasi wilayah Indonesia
Indikator : 1.1.1 Menjelaskan pengertian sistim administrasi wilayah Indonesia
1.1.2 Mengidentifikasi perkembangan jumlah dan nama propinsi serta ibu kotanya yang ada di Indonesia
1.1.3 Mengidentifikasi wilayah administrasi propinsi di Indonesia
1.1.4 Menyebutkan Ibu Kota propinsi di Indonesia
I. Tujuan Pembelajaran
Setelah selesai melakukan kegiatan pembelajaran siswa dapat :
1. Mengartikan sistim administrasi wilayah Indonesia
2. Mengidentifikasi jumlah propinsi di Indonesia dengan peta
3. Mengidentifikasi nama propinsi di Indonesia menggunakan peta
4. Mengidentifikasi wilayah administrasi propinsi-propinsi di Indonesia menggunakan peta
5. Menyebutkan ibu kota propinsi-propinsi di Indonesia
II. Materi Ajar
1. Pengertian sistim administrasi wilayah di Indonesia
2. Jumlah propinsi di Indonesia
3. Nama-nama propinsi di Indonesia
4. Wilayah administrasi propinsi-propinsi di Indonesia
5. Ibu kota propinsi-propinsi di Indonesia
III. Metode Pembelajaran
1. Diskusi
2. Tenya jawab
3. Ceramah
4. Tugas
5. Observasi
IV. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan Pertama
a. Kegiatan Awal ( 10 menit)
Apersepsi
1. Siswa menyanyi lagu “ dari Sabang Sampai Merauke “
2. Tanya jawab materi :
- Sebutkan pulau-pulau besar di Indonesia
- Sebutkan propinsi yang kau ketahui
Motivasi
- Penjelasan singkat tentang wilayah kepulauan di Indonesia
b. Kegiatan Inti 85 menit)
1. Siswa dibagi beberapa kelompok
2. Siswa mengamati peta dan menceritakan perkembangan jumlah propinsi secara berkelompok
3. Tiap kelompok menyebutkan nama propinsi di Indonesia
4. Wakil tiap kelompok mempresentasikan hasil kerja kelompok di depan
5. Masing-masing kelompok menanggapi pendapat dari kelompok lain
6. Guru membimbing siswa membuat rangkuman
c. Kegiatan Akhir ( 10 menit)
1. Menilai hasil kerja kelompok
2. Refleksi : Siswa mengungkapkan tentang perkembangan jumlah propinsi di Indonesia
Pertemuan Kedua
a. Kegiatan Awal ( 10 menit)
Apersepsi
1. Tanya jawab wilayah administrasi
2. Tanya jawan ibu kota propinsi
Motivasi
1. Penjelasan singkat wilayah administrasi
2. Penjelasan singkat nama ibu kota propinsi di Indonesia
b. Kegiatan Inti 85 menit)
1. Siswa di bagai beberapa kelompok
2. Tiap kelompok mengamati peta
3. Tiap kelompok menceritakan wilayah administrasi
4. Tiap kelompok menuliskan nama-nama ibu kota propinsi di Indonesia
5. Perwakilan tiap kelompok mempresentasikan hasil kerja kelompok di depan kelas
6. Masing-masing kelompok menanggapi pendapat kelompok lain
7. Guru membimbing siswa membuat rangkuman
c. Kegiatan Akhir ( 10 menit)
1. Penilaian
2. Refleksi : Siswa mengungkapkan tentang nama propinsi dan ibu kotanya di Indonesia
V. Alat/Bahan/Sumber Belajar
a. Alat
1. Peta Indonesia
2. Daftar nama propinsi dan ibu kotanya
3. Globe
b. Sumber Belajar
Buku IPS Kelas VI halaman 3-6 Intan Rus Ernawati dkk
VI. Penilaian
1. Teknik Penilaian : Tertulis
Lisan
2. Bentuk Instrumen : Tes Isian
Tes Uraian
3. Soal /Instrumen : Tertulis
Soal Isian
Isilah titik-titik di bawah ini dengan benar!
1. Awal kemerdekaan di Jawa terdapat ... Propinsi
2. Awal Kemerdekaan di Indonesia terdapat .... propinsi
3. Tanah tumpah darah maksudnya adalah ...
4. Pemerintah setingkat lebih tinggi dari kecamatan namanya ...
5. Ibu kota propinsi Riau adalah ...
Soal Uraian
Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!
1. Seburkan propinsi yang ada di Jawa sekarang!
2. Apa yang dimaksud pemerintahan demokrasi!
Soal lisan (dalam proses belajar mengajar)
1. Kekuasaan pemerintah untuk mengawasi pelaksanaan Undang-undang disebut kekuasaan ...
2. Sunda kecil adalah nama lain dari ...
Skor penilaian
Tertulis : Bobot tiap soal 1
Skor maksimal 5
IsianUraian : bobot tiap soal 2
Skor maksimal 4
Jumlah maksimal : 10
NA = Perolehan x 10
Skor maksimal
Skor penilaian lisan: Bobot nilai tiap soal 5
Skor maksimal 10
NA = Perolehan x 10
Skor maksimal
Mengetahui, ..............................., ...................................
Kepala Sekolah Guru Kelas VI
........................................... ..............................................
NIP. NIP.
Senin, 18 Januari 2010
Jumat, 08 Januari 2010
sedekah laut////posted by wadi
CILACAP. Prosesi Gelar budaya Sedekah Laut yang merupakan adat Nelayan pantai Selatan, Jumat kemarin (18/12) digelar nelayan Cilacap. Gelar budaya Sedekah Laut yang merupakan salah satu kalender of event dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan/Disbudpar Kabupaten Cilacap berlangsung meriah. Prosesi Sedekah Laut ternyata mampu menyedot perhatian ribuan pengunjung, yang sejak pagi sudah memadati jalur-jalur yang akan dilewati prosesi Sedekah Laut.
Wakil Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji, Muspida, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Kejaksaan dan para Undangan lain, iktu menyaksikan Gelar budaya Sedekah Laut dengan mengenakan pakaian ala nelayan.
Pengunjung yang memadati jalan-jalan yang menjadi route dari arak-arak jolen tunggul dan jolen-jolen lain, mulai dari halaman Pendopo Wijayakusuma, menyusuri Jl. A. Yani, LE. Martadinata, Jl. Laut, hingga ke pantai Teluk Penyu. Di Pantai inilah yang merupakan tempat pemberangkatan Jolen Tunggul untuk di larung di sekitar pulau Majethi Nusakambangan.
Ritual Sedekah Laut merupakan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas hasil tangkapan ikan yang diperoleh oleh kaum nelayan. Tradisi ini dimulai pada masa pemerintahan Bupati Cilacap ke 3 yakni Adipati Tjakrawerdaya III yang memerintahkan kepada nelayan untuk melarung jolen Tunggul di sekitar pulau Majethi Nusakambangan.
Perintah Adipati Tjakrawerdaya III, yang diperagakan oleh Jarot Prasojo, S.Sos MSi, Kepala Bagian Pemerintahan Setda Cilacap kepada Tumenggung Duto Pangarso yang diperankan oleh Budi Harsono Pamong Budaya Bantarsari, Kampung Laut dan Kawunganten.
Selanjutnya Tumenggung Duto Pangarso meneruskan perintah Adipati Cilacap tersebut, kepada tokoh nelayan Ki Arsa Menawi yang diperankan oleh Hadi Prayitno, pengurus HNSI Cilacap.
Dari perintah inilah Ki Arsa Menawi bersama-sama dengan kelompok-kelompok nelayan yang ada Cilacap, melarung Jolen Tunggul dan jolen-jolen lainnya untuk diarak menuju pantai Teluk Penyu, yang selanjutnya di larung ke pulau Majethi Nusakambangan.
Prosesi Sedekah laut yang mengarak Jolen Tunggul tersebut, juga melibatkan para pengawal dan dayang-dayang lengkap dengan pakaian adat Jawa. Selain itu Prosesi juga dimeriahkan dengan berbagai atraksi kesenian yang ditampilkan oleh kelompok-kelompok nelayan mulai dari Calung, Sisingaan, Ebeg, dll. (hromly-humas)
kirim ke teman | versi cetak
Berita Kabupaten Lainnya
ulUSAI IJIN BELAJAR, PNS TIDAK OTOMATIS NAIK PANGKAT
ulCAR FREE DAY DI LINGKUNGAN PEMKAB DIUBAH SETIAP HARI JUMAT
ulWABUP : Uji Coba 5 Hari Harus Mampu Tingkatkan Produktivitas Kerja
ulWABUP AJAK MASYARAKAT JAGA LINGKUNGAN BERSAMA
ulMulai Januari 2010. Pemkab Cilacap Uji Coba Penerapan Lima Hari Kerja
ulDARI RESES DPRD : ANGGOTA DEWAN TEMUI KONSTITUENNYA DI DAPIL IV.
ulPELINDO III CILACAP, GULIRKAN PINJAMAN LUNAK SEBESAR 12,1 MILYAR
ul5 DESA DI CILACAP TERIMA SERTIPIKAT TANAH
ulWABUP RESMIKAN POSYANDU MUSTIKARINI LOMANIS
ulTAHUN BARU JAWA DIPERINGATI DI PADEPOKAN MANDALA GIRI SRANDIL.
Arsip dari 'Berita Kabupaten' selengkapnya
Loading...
Wakil Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji, Muspida, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Kejaksaan dan para Undangan lain, iktu menyaksikan Gelar budaya Sedekah Laut dengan mengenakan pakaian ala nelayan.
Pengunjung yang memadati jalan-jalan yang menjadi route dari arak-arak jolen tunggul dan jolen-jolen lain, mulai dari halaman Pendopo Wijayakusuma, menyusuri Jl. A. Yani, LE. Martadinata, Jl. Laut, hingga ke pantai Teluk Penyu. Di Pantai inilah yang merupakan tempat pemberangkatan Jolen Tunggul untuk di larung di sekitar pulau Majethi Nusakambangan.
Ritual Sedekah Laut merupakan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas hasil tangkapan ikan yang diperoleh oleh kaum nelayan. Tradisi ini dimulai pada masa pemerintahan Bupati Cilacap ke 3 yakni Adipati Tjakrawerdaya III yang memerintahkan kepada nelayan untuk melarung jolen Tunggul di sekitar pulau Majethi Nusakambangan.
Perintah Adipati Tjakrawerdaya III, yang diperagakan oleh Jarot Prasojo, S.Sos MSi, Kepala Bagian Pemerintahan Setda Cilacap kepada Tumenggung Duto Pangarso yang diperankan oleh Budi Harsono Pamong Budaya Bantarsari, Kampung Laut dan Kawunganten.
Selanjutnya Tumenggung Duto Pangarso meneruskan perintah Adipati Cilacap tersebut, kepada tokoh nelayan Ki Arsa Menawi yang diperankan oleh Hadi Prayitno, pengurus HNSI Cilacap.
Dari perintah inilah Ki Arsa Menawi bersama-sama dengan kelompok-kelompok nelayan yang ada Cilacap, melarung Jolen Tunggul dan jolen-jolen lainnya untuk diarak menuju pantai Teluk Penyu, yang selanjutnya di larung ke pulau Majethi Nusakambangan.
Prosesi Sedekah laut yang mengarak Jolen Tunggul tersebut, juga melibatkan para pengawal dan dayang-dayang lengkap dengan pakaian adat Jawa. Selain itu Prosesi juga dimeriahkan dengan berbagai atraksi kesenian yang ditampilkan oleh kelompok-kelompok nelayan mulai dari Calung, Sisingaan, Ebeg, dll. (hromly-humas)
kirim ke teman | versi cetak
Berita Kabupaten Lainnya
ulUSAI IJIN BELAJAR, PNS TIDAK OTOMATIS NAIK PANGKAT
ulCAR FREE DAY DI LINGKUNGAN PEMKAB DIUBAH SETIAP HARI JUMAT
ulWABUP : Uji Coba 5 Hari Harus Mampu Tingkatkan Produktivitas Kerja
ulWABUP AJAK MASYARAKAT JAGA LINGKUNGAN BERSAMA
ulMulai Januari 2010. Pemkab Cilacap Uji Coba Penerapan Lima Hari Kerja
ulDARI RESES DPRD : ANGGOTA DEWAN TEMUI KONSTITUENNYA DI DAPIL IV.
ulPELINDO III CILACAP, GULIRKAN PINJAMAN LUNAK SEBESAR 12,1 MILYAR
ul5 DESA DI CILACAP TERIMA SERTIPIKAT TANAH
ulWABUP RESMIKAN POSYANDU MUSTIKARINI LOMANIS
ulTAHUN BARU JAWA DIPERINGATI DI PADEPOKAN MANDALA GIRI SRANDIL.
Arsip dari 'Berita Kabupaten' selengkapnya
Loading...
Lima haari kerja////posted by wadi
Mulai Januari 2010. Pemkab Cilacap Uji Coba Penerapan Lima Hari Kerja
Kamis, 31 Desember 2009 22:27:29 - oleh : pde
CILACAP - Terhitung mulai bulan Januari tahun 2010, Pemkab Cilacap akan melakukan ujicoba penerapan 5 hari kerja dilingkungan pemerintah Kabupaten Cilacap.
Hal tersebut didasari dengan Peraturan Bupati Cilacap No. 74 Tahun 2009 dan Surat Edaran Bupati Cilacap No 061.2/1873/34 tanggal 7 desember perihal pelaksanaan uji voba penerapan 5 (lima) hari kerja dilingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap, yang menyatakan bahwa terhitung mulai tanggal 2 januari 2010 akan dilaksanakan Uji Coba Penerapan 5 Hari Kerja dalam satu minggu.
Menurut Kepala BKD Cilacap, Drs. Sutarjo, MM, salah satu yang melatar belakangi diambilnya kebijakan lima hari kerja adalah snkronisasi dengan instansi baik ditingkat pusat, propinsi maupun daerah yang melaksanakan 5 hari kerja. Perbedaan itu mengakibatkan kendala bagi SKPD yang ada dilingkungan Pemkab Cilacap dalam hal koordinasi pelaksanaan tugas.
Lebih lanjut Sutarjo mengharapkan dengan penerapaan 5 hari kerja di lingkungan Pemkab Cilacap akan berimplikasi kepada efisiensi, efektivitas, efisiensi dan produktifitas kerja aparatur dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Disamping itu, diharapkan juga dengan 5 hari kerja akan dapat meningkatkan kesejahteraan pegawai dengan memberikan istirahat yang cukup pada hari Sabtu dan Minggu atau untuk melaksanakan kegiatan produktif yang sifatnya pribadi diluar kedinasan.
Dijelaskan oleh Sutarjo, bahwa pelaksanaan uji coba penerapan 5 hari kerja dalam satu minggu akan dimulai pada tanggal 2 Januari 2010 sampai dengan 30 Juni 2010, dengan ketentuan kerja mulai hari Senin sampai dengan Jumat, dengan jumlah jam kerja efektif dalam satu minggu secara kumulatif adalah 37 jam 30 menit. Oleh karena itu, lanjut Sutarjo, dalam satu minggu itu akan diatur pelaksanaannya yaitu hari Senin sampai dengan Kamis dimulai pada pukul 07.15 dan berakhir pada pukul 15.45 WIB. Sementara pada hari Jumat, pegawai akan masuk kerja pukul 07.00 dan berakhir jam kerjanya pada pukul 11.00 WIB.
"Untuk hari Krida olah raga yang selama ini dilaksanakan hari Sabtu, diganti pada hari jumat pukul 07.00 - 07.30" lanjut Sutarjo.(rgp-humas)
Kamis, 31 Desember 2009 22:27:29 - oleh : pde
CILACAP - Terhitung mulai bulan Januari tahun 2010, Pemkab Cilacap akan melakukan ujicoba penerapan 5 hari kerja dilingkungan pemerintah Kabupaten Cilacap.
Hal tersebut didasari dengan Peraturan Bupati Cilacap No. 74 Tahun 2009 dan Surat Edaran Bupati Cilacap No 061.2/1873/34 tanggal 7 desember perihal pelaksanaan uji voba penerapan 5 (lima) hari kerja dilingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap, yang menyatakan bahwa terhitung mulai tanggal 2 januari 2010 akan dilaksanakan Uji Coba Penerapan 5 Hari Kerja dalam satu minggu.
Menurut Kepala BKD Cilacap, Drs. Sutarjo, MM, salah satu yang melatar belakangi diambilnya kebijakan lima hari kerja adalah snkronisasi dengan instansi baik ditingkat pusat, propinsi maupun daerah yang melaksanakan 5 hari kerja. Perbedaan itu mengakibatkan kendala bagi SKPD yang ada dilingkungan Pemkab Cilacap dalam hal koordinasi pelaksanaan tugas.
Lebih lanjut Sutarjo mengharapkan dengan penerapaan 5 hari kerja di lingkungan Pemkab Cilacap akan berimplikasi kepada efisiensi, efektivitas, efisiensi dan produktifitas kerja aparatur dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Disamping itu, diharapkan juga dengan 5 hari kerja akan dapat meningkatkan kesejahteraan pegawai dengan memberikan istirahat yang cukup pada hari Sabtu dan Minggu atau untuk melaksanakan kegiatan produktif yang sifatnya pribadi diluar kedinasan.
Dijelaskan oleh Sutarjo, bahwa pelaksanaan uji coba penerapan 5 hari kerja dalam satu minggu akan dimulai pada tanggal 2 Januari 2010 sampai dengan 30 Juni 2010, dengan ketentuan kerja mulai hari Senin sampai dengan Jumat, dengan jumlah jam kerja efektif dalam satu minggu secara kumulatif adalah 37 jam 30 menit. Oleh karena itu, lanjut Sutarjo, dalam satu minggu itu akan diatur pelaksanaannya yaitu hari Senin sampai dengan Kamis dimulai pada pukul 07.15 dan berakhir pada pukul 15.45 WIB. Sementara pada hari Jumat, pegawai akan masuk kerja pukul 07.00 dan berakhir jam kerjanya pada pukul 11.00 WIB.
"Untuk hari Krida olah raga yang selama ini dilaksanakan hari Sabtu, diganti pada hari jumat pukul 07.00 - 07.30" lanjut Sutarjo.(rgp-humas)
Kamis, 07 Januari 2010
puisi cinta////posted by wadiiii
di saat ku mencari bayangan mu
di sini tak ku temukan jawabannya
haruskah ku bertanya pada mimpi ku
untuk meraih dalamnya cinta dan asmara
ku buai dalam angan dan kuraih dalam mimpi ku
kau beri ku sinar dalam cinta mu
kau sinari ku dalam gelapnya jalan hidup ku
cinta mu memberikan secerah harapan kasih dan sayang
tuk memiliki mu Selamanya…….
“FOR MY HEART TO YOU…….”
Ditulis dalam Uncategorized
di sini tak ku temukan jawabannya
haruskah ku bertanya pada mimpi ku
untuk meraih dalamnya cinta dan asmara
ku buai dalam angan dan kuraih dalam mimpi ku
kau beri ku sinar dalam cinta mu
kau sinari ku dalam gelapnya jalan hidup ku
cinta mu memberikan secerah harapan kasih dan sayang
tuk memiliki mu Selamanya…….
“FOR MY HEART TO YOU…….”
Ditulis dalam Uncategorized
puisi cinta
<
Aku tak pernah berlari meninggalkanmu !
Melangkah menjauhi pun tak pernah terlintas
Aku masih disini…. Aku masih ada…
Namun sebait pun kini tak sempat lagi kubuat
Setiap hari kuhanya bisa berkata pada hati
Besok mungkin dapat kuluangkan waktu lagi
Tuk menulis tentang hati…
Dalam sebentuk puisi
Nyatanya aku tak pernah sempat
Ragaku s’lalu saja terlebih dahulu penat
Sehingga asa dan rasa tak pernah sempat
Dapatkan waktu yang tepat untuk puisi-puisi baru kubuat
Hingga sekali lagi di pagi ini
Kerinduan pada puisi kembali menjadi
Curahan hatiku dalam sebentuk puisi
Semoga esok aku bisa segera kembali
Aku tak pernah berlari meninggalkanmu !
Melangkah menjauhi pun tak pernah terlintas
Aku masih disini…. Aku masih ada…
Namun sebait pun kini tak sempat lagi kubuat
Setiap hari kuhanya bisa berkata pada hati
Besok mungkin dapat kuluangkan waktu lagi
Tuk menulis tentang hati…
Dalam sebentuk puisi
Nyatanya aku tak pernah sempat
Ragaku s’lalu saja terlebih dahulu penat
Sehingga asa dan rasa tak pernah sempat
Dapatkan waktu yang tepat untuk puisi-puisi baru kubuat
Hingga sekali lagi di pagi ini
Kerinduan pada puisi kembali menjadi
Curahan hatiku dalam sebentuk puisi
Semoga esok aku bisa segera kembali
Senin, 04 Januari 2010
renovasi istana//////posyed by wadi
JAKARTA – Istana Kepresidenan di Jalan Merdeka Utara bakal mempunyai pagar baru. Tempat itu bukan hanya tempat berkantor Presiden SBY. Tapi, ruang kerja Wapres Boediono juga bakal di situ.
Biaya renovasi pagar kawasan yang juga merupakan lokasi Istana Merdeka dan Istana Negara itu menelan biaya Rp 22,581 miliar. Pengajuan anggaran oleh pemerintah untuk renovasi pagar istana tersebut sudah disetujui DPR saat rapat pertama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dengan Badan Anggaran DPR, Selasa malam (3/11). Menurut pemerintah, renovasi tersebut merupakan rekomendasi Kapolri karena menyangkut sistem keamanan.
Rencana renovasi pagar itu langsung menuai kritik karena biayanya dianggap terlalu jumbo. ”SBY ini semakin pede (percaya diri, Red) saja mengajukan anggaran yang tidak prorakyat,” kecam Sekjen Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Yuna Farhan di Jakarta.
Menurut dia, masalah keamanan yang menjadi alasan pengajuan anggaran puluhan miliar itu belum mendesak. Pengamanan di istana saat ini dianggap masih memadai. ”Sensitivitas pemerintah di tengah kehidupan masyarakat yang makin sulit jadi patut dipertanyakan,” ujarnya.
Yuna mengungkapkan, dengan kondisi perekonomian masih seperti sekarang, seharusnya pemerintah lebih mengoptimalkan anggaran untuk kesejahteraan rakyat. Tidak malah memperbesar fasilitas negara dan pejabatnya.
”Ini melukai perasaan rakyat. Seharusnya belajar dari Singapura,” katanya. Dia mengungkapkan, di negara kaya bekas jajahan Inggris itu saat ini, gaji para menterinya sedang ramai-ramai dipotong. ”Kok di sini justru sebaliknya,” ujar Yuna.
Dasar rekomendasinya adalah masih tingginya kasus terorisme di tanah air. Pengajuan anggaran pagar halaman istana itu termasuk salah satu pos anggaran kebutuhan mendesak APBN Perubahan 2009. Perhitungan nominal anggarannya dibuat oleh setneg, Polri, dan Badan Intelijen Negara (BIN).
Di tempat terpisah, Wakil Ketua Fraksi PAN Totok Daryanto mengingatkan agar pembangunan pagar itu tidak sampai kontraproduktif dengan figur SBY selama ini. Sebagai presiden yang dipilih langsung hanya dalam satu putaran, menurut dia, SBY bisa dikatakan dicintai rakyat. ”Nah, renovasi ini jangan sampai membatasi ruang rakyat untuk dekat dengan dirinya,” ungkapnya.
Terkait besaran anggaran, Totok tidak ingin mengomentari lebih jauh. Menurut dia, besar kecilnya dana yang dibutuhkan bersifat relatif. ”Yang penting harus dipikirkan itu, pembangunan apa pun jangan sampai malah merusak citra sendiri,” tegas ketua DPP PAN tegas.
Dari hasil rapat bersama DPR saat itu, menteri keuangan juga mengajukan anggaran Rp 62,8 miliar untuk pajak mobil menteri/pejabat setingkat menteri dan ketua/wakil ketua lembaga tinggi negara. Anggaran tersebut telah disetujui pula dan masuk dalam APBNP 2009.
Namun, sebagaimana telah diberitakan, besaran nominal yang harus dibayarkan untuk pajak sekitar 80 kendaraan dinas tersebut juga menuai pertanyaan. Jumlahnya dianggap terlalu besar untuk hanya pembayaran pajak tahunan atau pajak kendaraan bermotor (PKB).
Ekonom Sustainable Development Indonesia (SDI) Drajad Wibowo bahkan sempat menengarai dana tersebut bisa jadi untuk pajak penjualan barang mewah (PPnBM). Selanjutnya, pemerintah akan merealisasikan pengadaan mobil dinas baru untuk para pejabat. (Jawa Pos)
Biaya renovasi pagar kawasan yang juga merupakan lokasi Istana Merdeka dan Istana Negara itu menelan biaya Rp 22,581 miliar. Pengajuan anggaran oleh pemerintah untuk renovasi pagar istana tersebut sudah disetujui DPR saat rapat pertama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dengan Badan Anggaran DPR, Selasa malam (3/11). Menurut pemerintah, renovasi tersebut merupakan rekomendasi Kapolri karena menyangkut sistem keamanan.
Rencana renovasi pagar itu langsung menuai kritik karena biayanya dianggap terlalu jumbo. ”SBY ini semakin pede (percaya diri, Red) saja mengajukan anggaran yang tidak prorakyat,” kecam Sekjen Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Yuna Farhan di Jakarta.
Menurut dia, masalah keamanan yang menjadi alasan pengajuan anggaran puluhan miliar itu belum mendesak. Pengamanan di istana saat ini dianggap masih memadai. ”Sensitivitas pemerintah di tengah kehidupan masyarakat yang makin sulit jadi patut dipertanyakan,” ujarnya.
Yuna mengungkapkan, dengan kondisi perekonomian masih seperti sekarang, seharusnya pemerintah lebih mengoptimalkan anggaran untuk kesejahteraan rakyat. Tidak malah memperbesar fasilitas negara dan pejabatnya.
”Ini melukai perasaan rakyat. Seharusnya belajar dari Singapura,” katanya. Dia mengungkapkan, di negara kaya bekas jajahan Inggris itu saat ini, gaji para menterinya sedang ramai-ramai dipotong. ”Kok di sini justru sebaliknya,” ujar Yuna.
Dasar rekomendasinya adalah masih tingginya kasus terorisme di tanah air. Pengajuan anggaran pagar halaman istana itu termasuk salah satu pos anggaran kebutuhan mendesak APBN Perubahan 2009. Perhitungan nominal anggarannya dibuat oleh setneg, Polri, dan Badan Intelijen Negara (BIN).
Di tempat terpisah, Wakil Ketua Fraksi PAN Totok Daryanto mengingatkan agar pembangunan pagar itu tidak sampai kontraproduktif dengan figur SBY selama ini. Sebagai presiden yang dipilih langsung hanya dalam satu putaran, menurut dia, SBY bisa dikatakan dicintai rakyat. ”Nah, renovasi ini jangan sampai membatasi ruang rakyat untuk dekat dengan dirinya,” ungkapnya.
Terkait besaran anggaran, Totok tidak ingin mengomentari lebih jauh. Menurut dia, besar kecilnya dana yang dibutuhkan bersifat relatif. ”Yang penting harus dipikirkan itu, pembangunan apa pun jangan sampai malah merusak citra sendiri,” tegas ketua DPP PAN tegas.
Dari hasil rapat bersama DPR saat itu, menteri keuangan juga mengajukan anggaran Rp 62,8 miliar untuk pajak mobil menteri/pejabat setingkat menteri dan ketua/wakil ketua lembaga tinggi negara. Anggaran tersebut telah disetujui pula dan masuk dalam APBNP 2009.
Namun, sebagaimana telah diberitakan, besaran nominal yang harus dibayarkan untuk pajak sekitar 80 kendaraan dinas tersebut juga menuai pertanyaan. Jumlahnya dianggap terlalu besar untuk hanya pembayaran pajak tahunan atau pajak kendaraan bermotor (PKB).
Ekonom Sustainable Development Indonesia (SDI) Drajad Wibowo bahkan sempat menengarai dana tersebut bisa jadi untuk pajak penjualan barang mewah (PPnBM). Selanjutnya, pemerintah akan merealisasikan pengadaan mobil dinas baru untuk para pejabat. (Jawa Pos)
Langganan:
Postingan (Atom)
